Wadubes RI di Beijing dr Irene Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia dan China
Senin, 29 Desember 2025 - 19:28 WIB
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, dr. Irene (tengah) berfoto bersama Dubes RI Djauhari Oratmangun (empat kanan) dan para pimpinan serta staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, China. Foto/ KBRI di Beijing
BEIJING - Hubungan bilateral Indonesia dan China terus diarahkan pada penguatan kemitraan strategis yang saling menghormati, setara, dan saling menguntungkan. Seiring dinamika geopolitik dan ekonomi kawasan, diplomasi yang berlandaskan kepercayaan politik dan kerja sama konkret menjadi kunci.
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, dr. Irene mengungkapkan terdapat tiga elemen utama yang menjadi fokus visi dan misi dalam menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Pertama, mendukung terbangunnya kepercayaan politik tingkat tinggi serta dialog strategis antara kedua negara yang senantiasa didasarkan pada saling menghormati, kesetaraan, dan prinsip non-intervensi.
‘’Dalam bahasa Mandarin, kita sering mengenal istilah hùlì gòngyíng, yang berarti “saling menguntungkan dan menang bersama”. Semangat inilah yang ingin saya bawa dalam berkontribusi, memastikan bahwa kerja sama kita berlangsung secara adil, seimbang, dan berkelanjutan,’’ kata dr. Irene dalam keterangannya, yang diterima SindoNews.
Elemen kedua adalah mendorong kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan dan investasi, pembangunan hijau, inovasi digital, kesehatan, pendidikan, serta pertukaran antarmasyarakat. Ia menilai Indonesia dan Kamboja memiliki peran strategis sebagai sesama negara Global South dalam mendorong stabilitas kawasan dan pembangunan global.
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, dr. Irene mengungkapkan terdapat tiga elemen utama yang menjadi fokus visi dan misi dalam menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Pertama, mendukung terbangunnya kepercayaan politik tingkat tinggi serta dialog strategis antara kedua negara yang senantiasa didasarkan pada saling menghormati, kesetaraan, dan prinsip non-intervensi.
‘’Dalam bahasa Mandarin, kita sering mengenal istilah hùlì gòngyíng, yang berarti “saling menguntungkan dan menang bersama”. Semangat inilah yang ingin saya bawa dalam berkontribusi, memastikan bahwa kerja sama kita berlangsung secara adil, seimbang, dan berkelanjutan,’’ kata dr. Irene dalam keterangannya, yang diterima SindoNews.
Elemen kedua adalah mendorong kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan dan investasi, pembangunan hijau, inovasi digital, kesehatan, pendidikan, serta pertukaran antarmasyarakat. Ia menilai Indonesia dan Kamboja memiliki peran strategis sebagai sesama negara Global South dalam mendorong stabilitas kawasan dan pembangunan global.
Lihat Juga :