Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang Mematikan
Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:26 WIB
Assed Baig dari Al Jazeera, melaporkan dari kota perbatasan Kamboja, Poipet, mengatakan, “Senjata telah berhenti berbunyi karena kedua belah pihak mematuhi gencatan senjata.”
“Namun harus saya sampaikan, tepat sebelum gencatan senjata itu diterapkan, terjadi baku tembak yang sangat intens… sungguh sangat intens – tepat sebelum momen itu. Dan itu memberi Anda gambaran betapa rapuhnya situasi ini sebenarnya,” ujar Baig.
“Hal itu tidak menumbuhkan kepercayaan yang besar pada orang-orang di sini yang ingin kembali ke rumah dan akan mengamati apakah gencatan senjata ini akan bertahan,” katanya.
Perjanjian yang ditandatangani Menteri Pertahanan Thailand Natthaphon Narkphanit dan Menhan Kamboja, Tea Seiha, mengakhiri pertempuran selama 20 hari.
Ini perang terburuk antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
“Namun harus saya sampaikan, tepat sebelum gencatan senjata itu diterapkan, terjadi baku tembak yang sangat intens… sungguh sangat intens – tepat sebelum momen itu. Dan itu memberi Anda gambaran betapa rapuhnya situasi ini sebenarnya,” ujar Baig.
“Hal itu tidak menumbuhkan kepercayaan yang besar pada orang-orang di sini yang ingin kembali ke rumah dan akan mengamati apakah gencatan senjata ini akan bertahan,” katanya.
Perjanjian yang ditandatangani Menteri Pertahanan Thailand Natthaphon Narkphanit dan Menhan Kamboja, Tea Seiha, mengakhiri pertempuran selama 20 hari.
Ini perang terburuk antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Lihat Juga :