5 Fakta Al-Majd Europe, Perusahaan Fiktif yang Mengevakuasi Paksa Warga Gaza ke Luar Negeri

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:50 WIB
Al Jazeera menemukan bahwa FLYYO telah mengatur sejumlah penerbangan serupa, semuanya berangkat dari bandara Israel, menuju Rumania, Indonesia, Afrika Selatan, Kenya, dan tujuan lainnya.

5. Menggunakan Identitas Palsu

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap Al-Majd Europe, yang menyatakan diri sebagai "yayasan kemanusiaan yang didirikan pada tahun 2010 di Jerman", dengan kantor pusat berlokasi di Sheikh Jarrah, sebuah lingkungan di Yerusalem Timur yang diduduki, kemudian mengungkap identitasnya sebagai tipuan.

Al Jazeera tidak menemukan perusahaan yang terdaftar dengan nama tersebut di basis data Jerman atau Eropa mana pun. Alamat yang disebutkan tidak muncul dalam catatan resmi Yerusalem, dengan lokasi di Google Maps sesuai dengan sebuah rumah sakit dan sebuah kafe.

Pencarian nama Saidam mengungkapkan bahwa pada Mei 2024, istrinya membuat halaman publik untuk meminta sumbangan guna membantu keluarganya meninggalkan Gaza. Setahun kemudian, Saidam memposting gambar dirinya menaiki pesawat yang disewa oleh Fly Lili, maskapai penerbangan Rumania lainnya, mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Gaza.

Dengan menggunakan sudut bayangannya, waktu penerbangan, dan lokasi pesawat di landasan pacu Bandara Ramon, Al Jazeera menemukan bahwa Saidam kemungkinan berada di penerbangan pada 27 Mei 2025, yang berangkat dari Israel ke Budapest, dengan 57 penumpang Palestina dari Gaza.

Tampaknya identitas Saidam itu nyata, dan keluarganya kemungkinan dievakuasi ke Indonesia. Tetapi hubungannya dengan Al-Majd Europe tidak jelas.

Wajah publik kedua organisasi tersebut adalah seorang pria yang hanya disebut sebagai Adnan, meskipun ia tampaknya tidak memiliki jejak digital.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!