Uni Eropa Makin Semena-mena, Aset Milik 31 Negara Dibekukan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:35 WIB
Uni Eropa bukan hanya membekukan aset Rusia, tetapi banyak negara lainnya. Foto/X/@MaikEurope
PARIS - Para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk tidak menggunakan aset Rusia yang dibekukan untuk membantu mendanai pertahanan Ukraina dalam perang yang sedang berlangsung dengan Rusia pada Jumat pagi.

Sebagai gantinya, 90 miliar euro (USD106 miliar) akan berasal dari pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh 23 dari 27 negara anggota Uni Eropa. Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko diberikan pengecualian agar kesepakatan tersebut dapat disahkan setelah berbulan-bulan perdebatan dan diskusi yang menegangkan pada Kamis malam.



Diperkirakan Ukraina akan membutuhkan tambahan 136 miliar euro ($159 miliar) selama dua tahun ke depan, jika ingin menghindari kebangkrutan pada bulan April, yang menyebabkan Komisi Eropa mengajukan rencana untuk memanfaatkan beberapa aset bank sentral Rusia yang dibekukan yang dipegang oleh blok tersebut.

Namun Perdana Menteri Belgia Bart De Wever menolak untuk menyetujui hal ini tanpa "jaminan yang kuat" bahwa Belgia, tempat sebagian besar aset Rusia disimpan, akan dilindungi dari potensi pembalasan hukum Rusia.

Belgia memperkirakan mereka bisa berhutang miliaran euro jika Moskow berhasil menggugat Euroclear – penyedia Infrastruktur Pasar Keuangan (FMI) di Zona Euro – tempat dana tersebut disimpan.

Hongaria dan Slovakia juga telah menyatakan penentangan keras terhadap rencana tersebut, dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menyebut rencana itu sebagai "jalan buntu".

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa menggunakan aset beku untuk membiayai Ukraina sama dengan pencurian.

Uni Eropa Makin Semena-mena, Aset Milik 31 Negara Dibekukan

1. Semua Dipicu Ukraina

Berdasarkan rencana tersebut, Uni Eropa akan meminjam dari Euroclear – lembaga kliring yang berbasis di Belgia yang memegang aset lebih dari 40 triliun euro (USD47 triliun) – untuk memberikan pinjaman awal sebesar 90 miliar euro (USD106 miliar) kepada Ukraina. Ini setara dengan sekitar dua pertiga dari kebutuhan pendanaan Ukraina hingga tahun 2027.

Pinjaman tersebut hanya perlu dikembalikan ke Uni Eropa jika Rusia setuju untuk membayar ganti rugi perang kepada Ukraina. Kerugian akibat perang diperkirakan sekitar $524 miliar untuk biaya rekonstruksi, menurut Parlemen Eropa.

Baca Juga: Jenazah Aktivis Bangladesh Tinggalkan Bandara, Dibawa ke Masjid Universitas Dhaka Besok

2.Fokusnya pada Rusia

Lebih dari 289,5 miliar euro (USD339,3 miliar) aset Rusia telah dibekukan oleh negara-negara Barat sejak invasi Ukraina tahun 2022, dengan Uni Eropa menyimpan 209 miliar euro (USD247 miliar) di antaranya. Belgia memegang bagian terbesar, yaitu 180 miliar euro (USD210 miliar).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!