PM Australia Umumkan Rencana Beli Senjata dari Masyarakat setelah Serangan Bondi
Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:30 WIB
Sejumlah senjata dipajang di toko senjata. Foto/anadolu
CANBERRA - Pemerintah Australia mengumumkan rencana untuk program pembelian kembali senjata api nasional menyusul penembakan massal pekan lalu di Pantai Bondi di Sydney. Skema ini diharapkan dapat mengurangi ratusan ribu senjata dari peredaran, menurut Perdana Menteri Anthony Albanese pada hari Jumat (19/12/2025).
Penembakan di Pantai Bondi menewaskan 15 orang, dan melukai lebih dari dua lusin lainnya. Para penyerang, yang diduga menyatakan kesetiaan kepada kelompok teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), menargetkan perayaan Hanukkah yang diselenggarakan komunitas Yahudi setempat.
Polisi mengatakan salah satu penembak memiliki izin senjata api dan secara sah memiliki enam senjata terdaftar, yang semuanya ditemukan di lokasi kejadian.
Albanese telah menjadikan kebijakan senjata api domestik sebagai fokus utama respons pemerintah.
Penembakan di Pantai Bondi menewaskan 15 orang, dan melukai lebih dari dua lusin lainnya. Para penyerang, yang diduga menyatakan kesetiaan kepada kelompok teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), menargetkan perayaan Hanukkah yang diselenggarakan komunitas Yahudi setempat.
Polisi mengatakan salah satu penembak memiliki izin senjata api dan secara sah memiliki enam senjata terdaftar, yang semuanya ditemukan di lokasi kejadian.
Albanese telah menjadikan kebijakan senjata api domestik sebagai fokus utama respons pemerintah.
Lihat Juga :