Negara Arab Mayoritas Muslim Ini Beli Gas Israel Rp584 Triliun, Klaim Tak Ada Agenda Politik
Jum'at, 19 Desember 2025 - 08:13 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa dia telah menyetujui kesepakatan senilai USD35 miliar pada hari Rabu, menyebutnya sebagai kesepakatan terbesar dalam sejarah Israel.
Pengumuman tersebut datang ketika negosiasi untuk fase kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas, yang dibantu Kairo, telah tersendat di tengah laporan pelanggaran gencatan senjata.
Rashwan mengatakan, “Waktu pengumuman tidak mengubah fakta bahwa kesepakatan tersebut adalah hasil dari negosiasi komersial yang disimpulkan sebelumnya sesuai dengan prinsip-prinsip pasar.”
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel akan meningkatkan total volume gas yang dipasok ke Mesir menjadi 130 miliar meter kubik, menurut perusahaan Israel; NewMed Energy, yang mengumumkan kesepakatan tersebut pada bulan Agustus lalu.
Mesir telah berjuang dengan pasokan energi dalam beberapa tahun terakhir, karena berupaya untuk memenuhi kebutuhan domestiknya sekaligus memposisikan diri sebagai pusat energi regional.
Pengumuman tersebut datang ketika negosiasi untuk fase kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas, yang dibantu Kairo, telah tersendat di tengah laporan pelanggaran gencatan senjata.
Rashwan mengatakan, “Waktu pengumuman tidak mengubah fakta bahwa kesepakatan tersebut adalah hasil dari negosiasi komersial yang disimpulkan sebelumnya sesuai dengan prinsip-prinsip pasar.”
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel akan meningkatkan total volume gas yang dipasok ke Mesir menjadi 130 miliar meter kubik, menurut perusahaan Israel; NewMed Energy, yang mengumumkan kesepakatan tersebut pada bulan Agustus lalu.
Mesir telah berjuang dengan pasokan energi dalam beberapa tahun terakhir, karena berupaya untuk memenuhi kebutuhan domestiknya sekaligus memposisikan diri sebagai pusat energi regional.
Lihat Juga :