Eli Schlanger, Korban Tewas Penembakan Massal Pantai Bondi, Adalah Pendukung Israel
Senin, 15 Desember 2025 - 09:09 WIB
Di luar pekerjaannya di Australia, Schlanger aktif dalam berbagai kegiatan Yahudi di seluruh dunia. Dia ikut serta dalam inisiatif peringatan untuk para korban pembantaian 7 Oktober 2023 di Israel dan, dalam beberapa bulan terakhir, melakukan perjalanan ke Israel, di mana dia difoto sedang memperkuat dan menyemangati tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Foto profil WhatsApp-nya menunjukkan dirinya dikelilingi oleh pasukan Zionis.
Hanya beberapa minggu sebelum kematiannya, Schlanger mengirimkan surat yang penuh semangat kepada Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese setelah keputusan pemerintah Partai Buruh mengakui Negara Palestina.
“Sebagai seorang rabbi di Sydney, saya meminta Anda untuk tidak mengkhianati bangsa Yahudi dan tidak mengkhianati Tuhan,” tulis Schlanger.
Dia mengatakan bahwa tanah Israel diberikan oleh Tuhan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai tanah air abadi bangsa Yahudi dan memperingatkan bahwa sejarah menghakimi para pemimpin yang membelakangi orang Yahudi dengan penghinaan.
“Anda memiliki kesempatan untuk berdiri teguh dengan kebenaran dan keadilan,” lanjut surat Schlanger. “Dengan membalikkan tindakan pengkhianatan ini, Anda akan menghormati bangsa Yahudi dan warisan kita serta berdiri teguh dengan firman Tuhan.”
Rabbi Menachem Kotlarsky dari markas besar global Chabad mengatakan bahwa Schlanger adalah salah satu utusan gerakan yang paling setia.
Hanya beberapa minggu sebelum kematiannya, Schlanger mengirimkan surat yang penuh semangat kepada Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese setelah keputusan pemerintah Partai Buruh mengakui Negara Palestina.
“Sebagai seorang rabbi di Sydney, saya meminta Anda untuk tidak mengkhianati bangsa Yahudi dan tidak mengkhianati Tuhan,” tulis Schlanger.
Dia mengatakan bahwa tanah Israel diberikan oleh Tuhan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai tanah air abadi bangsa Yahudi dan memperingatkan bahwa sejarah menghakimi para pemimpin yang membelakangi orang Yahudi dengan penghinaan.
“Anda memiliki kesempatan untuk berdiri teguh dengan kebenaran dan keadilan,” lanjut surat Schlanger. “Dengan membalikkan tindakan pengkhianatan ini, Anda akan menghormati bangsa Yahudi dan warisan kita serta berdiri teguh dengan firman Tuhan.”
Rabbi Menachem Kotlarsky dari markas besar global Chabad mengatakan bahwa Schlanger adalah salah satu utusan gerakan yang paling setia.
Lihat Juga :