Thailand Terus Serang Kamboja meskipun Trump Klaim Gencatan Senjata
Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:04 WIB
Media lokal Khmer Times mengutip Kementerian Informasi Kamboja yang mengatakan dua hotel dibom di daerah Thmor Da, provinsi Pursat, di perbatasan dengan Thailand.
Media tersebut menerbitkan serangkaian foto yang menunjukkan bangunan hotel dan kasino yang rusak parah akibat bom.
Beberapa jam sebelumnya, Trump mengklaim keberhasilan atas apa yang disebutnya sebagai kesepakatan antara para pemimpin Thailand dan Kamboja "untuk menghentikan semua penembakan" pada hari Jumat.
“Saya melakukan percakapan yang sangat baik pagi ini dengan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, mengenai kebangkitan kembali perang mereka yang telah berlangsung lama,” ujar Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Jumat.
“Mereka telah setuju untuk MENGHENTIKAN semua penembakan mulai malam ini, dan kembali ke Perjanjian Perdamaian asli yang dibuat dengan saya, dan mereka, dengan bantuan Perdana Menteri Malaysia yang hebat, Anwar Ibrahim,” papar Trump.
Trump juga mengklaim dalam unggahannya bahwa, “Bom pinggir jalan yang menewaskan dan melukai banyak tentara Thailand adalah kecelakaan."
Media tersebut menerbitkan serangkaian foto yang menunjukkan bangunan hotel dan kasino yang rusak parah akibat bom.
Beberapa jam sebelumnya, Trump mengklaim keberhasilan atas apa yang disebutnya sebagai kesepakatan antara para pemimpin Thailand dan Kamboja "untuk menghentikan semua penembakan" pada hari Jumat.
“Saya melakukan percakapan yang sangat baik pagi ini dengan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, mengenai kebangkitan kembali perang mereka yang telah berlangsung lama,” ujar Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Jumat.
“Mereka telah setuju untuk MENGHENTIKAN semua penembakan mulai malam ini, dan kembali ke Perjanjian Perdamaian asli yang dibuat dengan saya, dan mereka, dengan bantuan Perdana Menteri Malaysia yang hebat, Anwar Ibrahim,” papar Trump.
Trump juga mengklaim dalam unggahannya bahwa, “Bom pinggir jalan yang menewaskan dan melukai banyak tentara Thailand adalah kecelakaan."
Lihat Juga :