Terungkap, AS Kehilangan Rp487 Triliun akibat Penyalahgunaan selama Pendudukan Afghanistan

Sabtu, 06 Desember 2025 - 08:40 WIB
Kepergian tersebut meninggalkan peralatan dan infrastruktur militer yang ekstensif, termasuk Pangkalan Udara Bagram, yang pernah menjadi pusat invasi.

Presiden AS Donald Trump menyalahkan jatuhnya Kabul pada pendahulunya, Joe Biden, dan menyebut kepergian yang kacau itu sebagai "sebuah aib."

Ia berpendapat Washington "harus merebut kembali" Bagram, yang menunjukkan Bagram dapat kembali melayani kepentingan keamanan nasional AS.

Pemerintah Taliban menolak gagasan itu dan bersikeras tidak ada pasukan asing yang akan diizinkan kembali ke Afghanistan.

Baca juga: Iran Gelar Latihan Angkatan Laut Skala Besar di Jalur Perairan Utama
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!