AS Reka Ulang Drone Shahed Iran dan Akan Dikerahkan ke Timur Tengah

Kamis, 04 Desember 2025 - 15:19 WIB
Pejabat itu menolak menyebutkan berapa banyak drone yang dimiliki skuadron baru itu, hanya mengatakan jumlahnya "banyak" dan akan ada lebih banyak lagi yang ditambahkan. Menurutnya, setiap drone berharga sekitar USD35.000.

Pejabat itu juga mengatakan kepada CNN bahwa sebuah drone Shahed Iran yang rusak yang disita oleh Amerika Serikat beberapa tahun lalu telah diperiksa oleh perusahaan-perusahaan AS, yang kemudian berupaya merekayasa ulang elemen-elemen sistem dan menggunakan temuan tersebut dalam pengembangan LUCAS.

Pejabat itu menggambarkan hasilnya sebagai drone serang berbiaya rendah produksi AS yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konflik saat ini.

Task Force Scorpion Strike, yang membantu memimpin pengembangan drone-drone tersebut, terdiri dari hampir dua lusin personel, yang dipimpin oleh anggota dari Komando Operasi Khusus Pusat.

Tidak semua personel tersebut bermarkas di Timur Tengah, papar laporan CNN mengutip pejabat tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!