Serangan Israel Berlanjut, Warga Palestina Dikunci Paksa di Tepi Barat

Sabtu, 29 November 2025 - 13:30 WIB

Serangan Sistematis



Warga Palestina di seluruh Tepi Barat yang diduduki telah menghadapi lonjakan kekerasan militer dan pemukim Israel di tengah bayang-bayang perang genosida Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza di dekatnya, yang telah menewaskan hampir 70.000 orang sejak Oktober 2023.

Serangan tentara dan pemukim Israel telah menewaskan lebih dari 1.000 warga Palestina di Tepi Barat sejak perang Israel di Gaza dimulai, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tepi Barat utara sangat terdampak, dengan sekitar 32.000 penduduk dari beberapa kamp pengungsi terpaksa meninggalkan rumah mereka sejak Januari, dan dicegah Israel untuk kembali.

Militer Israel juga telah melakukan pembongkaran rumah secara besar-besaran, yang menurut kelompok hak asasi manusia dan pejabat PBB merupakan kampanye untuk menggusur paksa warga Palestina.

Ameer, yang bekerja dengan organisasi mitra Save the Children di Tepi Barat, mengatakan penggerebekan pekan ini di wilayah Tubas merupakan "serangan sistematis oleh pasukan Israel dan kelanjutan dari kebijakan hukuman kolektif pemerintah Israel".

"Operasi ini memutus akses anak-anak terhadap layanan dan pasokan utama yang mereka andalkan dan butuhkan, termasuk layanan pendidikan dan kesehatan. Setiap anak di wilayah ini tidak mendapatkan hak atas pendidikan," ungkap Ameer.

Serangan di Gaza

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!