Bos FBI Kerahkan Agen Elite SWAT untuk Lindungi Pacarnya, Picu Kecaman
Senin, 24 November 2025 - 14:24 WIB
Setelah memastikan tempat kejadian aman dan Wilkins tidak dalam bahaya, para agen dilaporkan pergi lebih awal. Patel dilaporkan sangat marah, memarahi komandan tim karena meninggalkannya tanpa perlindungan dan karena apa yang dia anggap sebagai komunikasi yang buruk.
Dia yakin Wilkins, yang juga dikenal sebagai tokoh konservatif terkemuka, masih bisa menjadi sasaran orang-orang yang mengancamnya secara daring.
Pada akhir September, setelah bertugas panjang menanggapi pembunuhan tokoh konservatif Charlie Kirk di Utah, agen SWAT dari kantor lapangan Salt Lake City dipanggil kembali dan ditugaskan lagi untuk melindungi Wilkins di sebuah acara politik karena khawatir dia juga bisa menjadi sasaran.
Juru bicara Patel, Ben Williamson, membela keputusan biro tersebut. "Wilkins menerima detail perlindungan karena dia telah menghadapi ratusan ancaman pembunuhan yang kredibel terkait hubungannya dengan Direktur Patel," ujarnya.
Dia membantah penilaian bahwa Wilkins aman selama acara NRA, menyebut beberapa kritik sebagai "itikad buruk."
"Demi menghormati keselamatannya, kami tidak akan memberikan detail tambahan," kata FBI dalam sebuah pernyataan kepada MS NOW.
Sebelumnya, Wilkins mengunggah tangkapan layar berisi ancaman, termasuk pesan yang menyuruhnya "menerima peluru" atau melukai dirinya sendiri. Salah satu ancaman bertanggal 22 Februari 2025, sehari setelah Patel dilantik.
Dia yakin Wilkins, yang juga dikenal sebagai tokoh konservatif terkemuka, masih bisa menjadi sasaran orang-orang yang mengancamnya secara daring.
Pada akhir September, setelah bertugas panjang menanggapi pembunuhan tokoh konservatif Charlie Kirk di Utah, agen SWAT dari kantor lapangan Salt Lake City dipanggil kembali dan ditugaskan lagi untuk melindungi Wilkins di sebuah acara politik karena khawatir dia juga bisa menjadi sasaran.
Juru bicara Patel, Ben Williamson, membela keputusan biro tersebut. "Wilkins menerima detail perlindungan karena dia telah menghadapi ratusan ancaman pembunuhan yang kredibel terkait hubungannya dengan Direktur Patel," ujarnya.
Dia membantah penilaian bahwa Wilkins aman selama acara NRA, menyebut beberapa kritik sebagai "itikad buruk."
"Demi menghormati keselamatannya, kami tidak akan memberikan detail tambahan," kata FBI dalam sebuah pernyataan kepada MS NOW.
Sebelumnya, Wilkins mengunggah tangkapan layar berisi ancaman, termasuk pesan yang menyuruhnya "menerima peluru" atau melukai dirinya sendiri. Salah satu ancaman bertanggal 22 Februari 2025, sehari setelah Patel dilantik.
Lihat Juga :