Wapres AS Sebut Ukraina Menang Perang atas Rusia Adalah Fantasi

Minggu, 23 November 2025 - 08:03 WIB
Vance menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu, "Setiap kritik terhadap kerangka kerja perdamaian yang sedang disusun pemerintah salah memahami kerangka kerja tersebut atau salah menyatakan beberapa realitas penting di lapangan."

"Ada fantasi bahwa jika kita memberi lebih banyak uang, lebih banyak senjata, atau lebih banyak sanksi, kemenangan sudah di depan mata," tulisnya, yang dikutip Russia Today, Minggu (23/11/2025).

Menurut Wapres Vance, perdamaian antara Moskow dan Kyiv dapat dicapai oleh orang-orang pintar yang hidup di dunia nyata. "Bukan oleh para diplomat atau politisi gagal yang hidup di dunia fantasi," ujarnya.

Rencana AS belum diungkapkan secara resmi, tetapi laporan media-media Amerika mengeklaim bahwa, antara lain, rencana tersebut menyerukan Kyiv untuk merelakan wilayah-wilayahnya yang telah direbut Rusia, mengurangi kekuatan militernya, dan melepaskan aspirasi menjadi anggota NATO dengan imbalan jaminan keamanan Barat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeklaim pada hari Jumat bahwa negaranya kini terpaksa memilih antara menerima "28 poin sulit" dalam proposal tersebut atau risiko kehilangan pendukung utamanya, AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!