Ukraina Hapus Pasal Antikorupsi dari Rencana Perdamaian AS

Sabtu, 22 November 2025 - 13:25 WIB
Versi baru tersebut justru memberikan "amnesti penuh untuk semua tindakan yang dilakukan selama perang," menggantikan klausul akuntabilitas.

Pejabat tersebut dilaporkan mengatakan Ukraina meminta perubahan tersebut.

Rancangan rencana yang dilaporkan tersebut menghadapi penolakan dari para pendukung Ukraina di Uni Eropa, yang bersikeras kesepakatan apa pun harus selaras dengan posisi Uni Eropa dan Ukraina, serta berargumen proposal AS tidak menyertakan "konsesi" dari Rusia.

Kremlin mengatakan "tetap terbuka" untuk perundingan, tetapi mengklaim Kiev bertujuan memperpanjang pertempuran dengan dukungan Uni Eropa.

Laporan WSJ muncul di tengah skandal korupsi besar yang terus mengguncang Ukraina. Pekan lalu, Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) mengumumkan penyelidikan terhadap apa yang disebutnya sebagai "organisasi kriminal tingkat tinggi" yang diduga dipimpin Timur Mindich, mantan rekan bisnis Zelensky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!