Takut Diserang Rusia, Uni Eropa Luncurkan Rencana Militer Schengen
Kamis, 20 November 2025 - 20:30 WIB
Hal ini terjadi di tengah permasalahan logistik yang telah lama ada. Financial Times mengatakan Uni Eropa harus mengatasi "jembatan yang runtuh, ukuran rel yang tidak sesuai, dan birokrasi yang berbelit-belit."
Laporan tersebut juga mencatat saat ini dibutuhkan sekitar 45 hari untuk memindahkan pasukan dari pelabuhan-pelabuhan Eropa Barat ke perbatasan Rusia, dengan rencana untuk mempersingkat waktu menjadi tiga hingga lima hari.
Menteri Transportasi Uni Eropa Apostolos Tzitzikostas juga telah memperingatkan tank-tank NATO yang dikerahkan kembali dapat "terjebak di terowongan dan menyebabkan jembatan runtuh."
Ia mengatakan blok tersebut harus menghabiskan setidaknya 17 miliar euro (USD20 miliar) untuk memperbaiki hal ini.
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pejabat Uni Eropa berspekulasi Rusia dapat melancarkan serangan langsung terhadap blok tersebut dalam beberapa tahun.
Laporan tersebut juga mencatat saat ini dibutuhkan sekitar 45 hari untuk memindahkan pasukan dari pelabuhan-pelabuhan Eropa Barat ke perbatasan Rusia, dengan rencana untuk mempersingkat waktu menjadi tiga hingga lima hari.
Menteri Transportasi Uni Eropa Apostolos Tzitzikostas juga telah memperingatkan tank-tank NATO yang dikerahkan kembali dapat "terjebak di terowongan dan menyebabkan jembatan runtuh."
Ia mengatakan blok tersebut harus menghabiskan setidaknya 17 miliar euro (USD20 miliar) untuk memperbaiki hal ini.
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pejabat Uni Eropa berspekulasi Rusia dapat melancarkan serangan langsung terhadap blok tersebut dalam beberapa tahun.
Lihat Juga :