Krisis Air Memburuk, Presiden Iran Peringatkan Warga Teheran Mungkin Harus Mengungsi
Sabtu, 08 November 2025 - 07:49 WIB
Beralih ke krisis air akibat kekeringan, Pezeshkian memperingatkan Iran menghadapi tantangan alam yang serius, termasuk berkurangnya curah hujan dan sumber daya air.
"Jika tidak turun hujan, kita harus mulai membatasi pasokan air di Teheran bulan depan. Jika kekeringan berlanjut, kita akan kehabisan air dan terpaksa mengungsi dari kota," ujarnya.
Presiden menekankan kebutuhan mendesak akan pengelolaan dan konservasi sumber daya air dan energi yang lebih baik, seraya menggambarkan situasi di Teheran sebagai "mengkhawatirkan."
Pasokan air Teheran bergantung pada lima bendungan utama, Lar, Mamlu, Amir Kabir, Taleqan, dan Latyan, dengan Amir Kabir sebagai yang terbesar.
Namun, Iran telah mengalami penurunan curah hujan yang tajam selama lima tahun terakhir, dan data meteorologi menunjukkan curah hujan di Teheran tahun ini sekitar 40% di bawah rata-rata musiman.
"Jika tidak turun hujan, kita harus mulai membatasi pasokan air di Teheran bulan depan. Jika kekeringan berlanjut, kita akan kehabisan air dan terpaksa mengungsi dari kota," ujarnya.
Presiden menekankan kebutuhan mendesak akan pengelolaan dan konservasi sumber daya air dan energi yang lebih baik, seraya menggambarkan situasi di Teheran sebagai "mengkhawatirkan."
Pasokan air Teheran bergantung pada lima bendungan utama, Lar, Mamlu, Amir Kabir, Taleqan, dan Latyan, dengan Amir Kabir sebagai yang terbesar.
Namun, Iran telah mengalami penurunan curah hujan yang tajam selama lima tahun terakhir, dan data meteorologi menunjukkan curah hujan di Teheran tahun ini sekitar 40% di bawah rata-rata musiman.
Lihat Juga :