6 Kartel Narkoba Paling Berbahaya di Meksiko, Salah Satunya Los Zetas yang Didirikan Mantan Pasukan Elite
Selasa, 04 November 2025 - 12:30 WIB
Putranya, Jesus Alfredo Guzman Salazar, adalah salah satu dari enam orang yang diculik dari sebuah restoran pada bulan Agustus di kota resor Puerto Vallarta, kata pejabat Meksiko.
Sinaloa telah berjuang untuk mempertahankan dominasinya di wilayah tersebut di tengah tantangan dari kartel saingannya, Jalisco New Generation.
BacaJuga: Dari Minyak hingga AI, Bagaimana Arab Saudi Menggantungkan Masa Depannya pada Revolusi Teknologi?
Pemerintah Meksiko telah memperingatkan bahwa kartel ini merupakan salah satu kartel paling berbahaya di negara tersebut, terutama setelah menembak jatuh sebuah helikopter militer pada Mei 2015. Rubén Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai "El Mencho", diyakini sebagai pemimpin kelompok tersebut.
Pembunuhan diunggah di internet. Meninggalkan mayat dan bagian-bagian tubuh di tempat umum merupakan ciri khas kerja Los Zetas, begitu pula penyiksaan. Mantan pemimpin kelompok tersebut, Miguel Angel Treviño Morales, alias "El 40" atau "Z-40", memiliki reputasi menghukum musuh-musuhnya dengan "guisos", bahasa Spanyol untuk "rebusan" dan istilah yang digunakan untuk membakar seseorang hidup-hidup. Ia ditangkap pada tahun 2013.
Dua tahun kemudian, saudaranya – yang diyakini telah mengambil alih kepemimpinan kelompok – ditangkap.
Sinaloa telah berjuang untuk mempertahankan dominasinya di wilayah tersebut di tengah tantangan dari kartel saingannya, Jalisco New Generation.
BacaJuga: Dari Minyak hingga AI, Bagaimana Arab Saudi Menggantungkan Masa Depannya pada Revolusi Teknologi?
2. Jalisco
Kartel ini diyakini pertama kali muncul pada tahun 2011 dengan memamerkan 35 mayat yang diduga anggota Los Zetas di depan umum.Pemerintah Meksiko telah memperingatkan bahwa kartel ini merupakan salah satu kartel paling berbahaya di negara tersebut, terutama setelah menembak jatuh sebuah helikopter militer pada Mei 2015. Rubén Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai "El Mencho", diyakini sebagai pemimpin kelompok tersebut.
3. Los Zetas
Terdiri dari mantan anggota elite militer Meksiko, anggota kelompok ini awalnya bekerja sebagai pembunuh bayaran untuk Kartel Teluk sebelum menjadi independen. Alih-alih mengandalkan penyelundupan narkoba, mereka menorehkan prestasi dengan tingkat kebiadaban yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka diduga menargetkan para migran yang tidak mampu membayar biaya pemerasan.Pembunuhan diunggah di internet. Meninggalkan mayat dan bagian-bagian tubuh di tempat umum merupakan ciri khas kerja Los Zetas, begitu pula penyiksaan. Mantan pemimpin kelompok tersebut, Miguel Angel Treviño Morales, alias "El 40" atau "Z-40", memiliki reputasi menghukum musuh-musuhnya dengan "guisos", bahasa Spanyol untuk "rebusan" dan istilah yang digunakan untuk membakar seseorang hidup-hidup. Ia ditangkap pada tahun 2013.
Dua tahun kemudian, saudaranya – yang diyakini telah mengambil alih kepemimpinan kelompok – ditangkap.