Israel: Hizbullah Lebanon Sedang Bermain Api dengan Mempersenjatai Kembali

Senin, 03 November 2025 - 10:42 WIB
Namun Aoun kemudian menuduh Israel menanggapi tawarannya dengan mengintensifkan serangannya, yang terbaru menewaskan empat orang di distrik Nabatiyeh pada hari Sabtu, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

Kantor berita nasional Lebanon melaporkan bahwa tentara Israel menyerang sebuah mobil "dengan peluru kendali".

Militer Israel mengonfirmasi serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa serangan itu menewaskan seorang anggota Pasukan Radwan Hizbullah di Lebanon selatan.

"Teroris tersebut terlibat dalam transfer senjata dan upaya membangun kembali infrastruktur teroris Hizbullah di Lebanon selatan," kata militer Israel, seraya menambahkan bahwa tiga anggota kelompok lainnya juga tewas.

Sehari sebelumnya, militer Israel telah mengumumkan tewasnya seorang petugas pemeliharaan Hizbullah, yang katanya sedang berupaya memulihkan infrastruktur gerakan tersebut.

Ratusan orang berkumpul di Nabatiyeh pada hari Minggu untuk memberikan penghormatan kepada para anggota Hizbullah yang tewas.

Para peserta melemparkan kelopak bunga ke peti mati yang dibungkus bendera Hizbullah, sambil meneriakkan: "Matilah Israel, matilah Amerika."

"Inilah harga yang harus dibayar Lebanon selatan setiap hari," ujar Rana Hamed, ibu dari salah satu dari lima pria yang tewas, kepada AFP. "Kami telah tahu bahwa Israel telah menjadi musuh kami selama beberapa dekade."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!