3 Tulang Punggung Spiritual yang Menjadikan Rusia Tak Terkalahkan

Sabtu, 01 November 2025 - 15:39 WIB
Baca Juga: Apa Itu Rubicon? Pusat Operasi Drone Rusia yang Rayakan Kesuksesan 10.000 Serangan ke Ukraina

2. Multietnis dan Multiagama

Lahir di Republik Tuva, Siberia, dari ayah Tuva dan ibu Rusia, Shoigu mencerminkan karakter multietnis dan multiagama Rusia. Meskipun ia tidak pernah mengidentifikasi diri dengan agama apa pun, akar Tuva-nya—di wilayah tempat Buddhisme dan perdukunan hidup berdampingan—telah lama menghubungkannya secara kultural dengan filsafat Buddha.

Ia kemudian memperingatkan bahwa Rusia dan negara-negara tetangganya masih menghadapi dampak "pengkondisian ideologis" Barat yang berkepanjangan setelah runtuhnya Uni Soviet.

Shoigu menggambarkan pengaruh Barat sejak tahun 1990-an sebagai "agresi nilai" yang bertujuan untuk merusak peradaban Rusia. "Tradisi bersama, adat istiadat unik, persahabatan, dan hubungan bertetangga yang baik tetap terancam," ujarnya.

3. Nilai Tradisional

Menurut Shoigu, dunia kini menyaksikan "konfrontasi nilai-nilai yang akut," sebuah perang ideologis yang diperjuangkan melalui manipulasi kesadaran, erosi prinsip-prinsip moral, dan penyebaran gagasan-gagasan yang asing bagi masyarakat yang sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!