Terungkap, Rincian Rahasia Kesepakatan Raksasa Israel dengan Google dan Amazon

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 19:47 WIB
Karyawan Google semakin banyak memprotes hubungan perusahaan dengan pemerintah Israel di tengah perang di Gaza selama beberapa tahun terakhir.

Pada April 2024, perusahaan tersebut memecat hampir 30 pekerja tersebut, menuduh mereka mengganggu proses kerja.

Pada Juli 2025, salah satu pendiri Google, Sergey Brin, menuduh PBB "sangat anti-Semit" atas laporan yang menuduh perusahaan-perusahaan teknologi, termasuk Alphabet, mengambil untung dari perang genosida di Gaza.

Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!