3 Fase Kekalahan Israel, dari Kemenangan Hamas hingga Gencatan Senjata yang Rapuh
Kamis, 30 Oktober 2025 - 02:20 WIB
Eiland, yang memimpin Dewan Keamanan Nasional dari tahun 2004 hingga 2006, mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata tidak mencegah Hamas mempersenjatai kembali persenjataannya.
"Jika Hamas bergerak melawan Israel, itu akan melanggar perjanjian," ujarnya.
Eiland adalah dalang di balik apa yang disebut Rencana Jenderal, yang menyerukan pemberlakuan blokade di Gaza utara dan pengusiran paksa warga Palestina dari wilayah tersebut sebagai bagian dari perang genosida Tel Aviv di wilayah kantong tersebut.
"Hamas adalah organisasi yang tahu bagaimana beradaptasi. Meskipun memiliki daftar korban yang panjang, seiring waktu, Hamas telah menjadi lebih kuat dan muncul sebagai musuh yang lebih signifikan dan penting," kata Ohad Hamo, seorang komentator urusan Arab untuk stasiun TV Channel 12.
Masih ada satu 'rumah' (kepemimpinan) utama di Gaza, yaitu Hamas, terutama di wilayah tengah dan selatan jalur tersebut," katanya.
"Jika Hamas bergerak melawan Israel, itu akan melanggar perjanjian," ujarnya.
Eiland adalah dalang di balik apa yang disebut Rencana Jenderal, yang menyerukan pemberlakuan blokade di Gaza utara dan pengusiran paksa warga Palestina dari wilayah tersebut sebagai bagian dari perang genosida Tel Aviv di wilayah kantong tersebut.
3. Hamas Merekrut Para Pejuang Baru
Israel masih jauh dari meraih kemenangan atas kelompok perlawanan Palestina, Hamas, di Gaza, meskipun perang brutal yang telah dilancarkannya selama 300 tahun."Hamas adalah organisasi yang tahu bagaimana beradaptasi. Meskipun memiliki daftar korban yang panjang, seiring waktu, Hamas telah menjadi lebih kuat dan muncul sebagai musuh yang lebih signifikan dan penting," kata Ohad Hamo, seorang komentator urusan Arab untuk stasiun TV Channel 12.
Masih ada satu 'rumah' (kepemimpinan) utama di Gaza, yaitu Hamas, terutama di wilayah tengah dan selatan jalur tersebut," katanya.
Lihat Juga :