Senator AS Sebut Nasib Presiden Nicolas Maduro Tinggal Menghitung Hari

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:40 WIB
Komentarnya muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan tersebut. Sebuah kapal perang AS tiba pada hari Minggu di Trinidad dan Tobago seiring meningkatnya tekanan pemerintahan Trump terhadap Venezuela.

Baca Juga: Kremlin Sebut Perang Ukraina Tak Bisa Diselesaikan dalam Semalam, Ini Alasan Utamanya

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada awal Oktober bahwa ia menyetujui operasi CIA di Venezuela.

Scott juga meramalkan bahwa menyingkirkan Maduro akan menandakan "berakhirnya Kuba," dengan mengatakan: "Amerika akan mengurus Belahan Bumi Selatan."

Mengenai potensi pasukan darat, senator tersebut mengakui bahwa kelelahan perang Amerika membuat "sangat sulit" untuk berkomitmen pada tindakan semacam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!