Pengakuan Wanita Korban Sindikat Penipuan di Kamboja: Disetrum Setiap Hari

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:59 WIB
Ong diperintahkan untuk transit melalui Kamboja sebelum pergi ke China, tetapi faktanya justru dijual ke sindikat perdagangan manusia di negara tersebut.

“Korban dijual ke sindikat pada 1 September dan disetrum setiap hari. Satuan tugas dan polisi Kamboja telah menggerebek lokasi tersebut dua kali, tetapi gagal menyelamatkannya,” ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Kemanusiaan Malaysia (MHO), Datuk Hishamuddin Hashim.

Hishamuddin mengatakan bahwa sindikat tersebut mengeklaim Ong terlilit utang, sebuah klaim yang tidak benar.

Menurutnya, Ong dipaksa menandatangani dokumen utang sebagai alasan agar dapat ditahan dan disiksa. Dia menambahkan bahwa keluarga korban awalnya berniat membayar uang tebusan sebesar RM120.000 setelah kehilangan harapan akan bantuan dari pihak berwenang Kamboja.

“Kami berhasil menghubungi korban dan membimbingnya tentang cara melarikan diri dari pusat penahanan sindikat. Seorang perwakilan telah dikirim untuk menjemputnya," ujarnya, seperti dikutip dari WorldofBuzz, Sabtu (25/10/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!