Putin Janjikan Respons Mengejutkan Rusia Jika Diserang Rudal Tomahawk AS
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 08:54 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengangkat isu pengadaan rudal Tomahawk dalam pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pekan lalu. Menurut laporan Axios, permintaan tersebut ditolak, meskipun para pejabat AS mengatakan opsi tersebut masih dalam peninjauan, dengan Trump diperkirakan akan membuat keputusan akhir.
Trump, dalam pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih, mengatakan Tomahawk merupakan rudal jelajah jarak jauh dengan jangkauan maksimum sekitar 2.500 kilometer (1.550 mil). Menurutnya, membutuhkan pelatihan yang panjang dan kompleks untuk mengoperasikannya.
Presiden AS itu juga mengisyaratkan Washington tidak akan menembakkan rudal Tomahawk ke Rusia atas nama Ukraina.
“Masalah dengan Tomahawk...dibutuhkan minimal enam bulan, biasanya setahun, untuk mempelajari cara menggunakannya. Rudal itu sangat rumit,” kata Trump.
"Jadi satu-satunya cara Tomahawk akan ditembakkan adalah jika kita menembaknya, dan kita tidak akan melakukannya," lanjut Trump.
Trump, dalam pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih, mengatakan Tomahawk merupakan rudal jelajah jarak jauh dengan jangkauan maksimum sekitar 2.500 kilometer (1.550 mil). Menurutnya, membutuhkan pelatihan yang panjang dan kompleks untuk mengoperasikannya.
Presiden AS itu juga mengisyaratkan Washington tidak akan menembakkan rudal Tomahawk ke Rusia atas nama Ukraina.
“Masalah dengan Tomahawk...dibutuhkan minimal enam bulan, biasanya setahun, untuk mempelajari cara menggunakannya. Rudal itu sangat rumit,” kata Trump.
"Jadi satu-satunya cara Tomahawk akan ditembakkan adalah jika kita menembaknya, dan kita tidak akan melakukannya," lanjut Trump.
Lihat Juga :