Medvedev: AS Berada di Jalur Perang dengan Rusia

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:12 WIB
Namun, Trump mengakui bahwa dia tidak yakin apakah sanksi baru tersebut akan mengubah sikap Rusia terhadap perangnya di Ukraina.

"Semoga dia [Putin] akan bersikap masuk akal, dan semoga [Volodymyr] Zelensky dari Ukraina juga akan bersikap masuk akal," katanya. "Butuh dua orang untuk berdansa tango."

Rencana pertemuan puncak (KTT) Putin-Trump pertama kali diumumkan minggu lalu setelah kedua pemimpin berbicara melalui telepon, meskipun belum ada tanggal spesifik yang ditetapkan.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan pertemuan Rusia-AS harus didahului dengan persiapan serius, dan menekankan bahwa pertemuan puncak antara kedua pemimpin tidak boleh disia-siakan, karena kedua presiden terbiasa bekerja untuk mencapai hasil.

Kremlin belum berkomentar atas langkah Trump yang membatalkan pertemuannya dengan Putin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!