Israel Langgar Gencatan Senjata, Hamas: Pernyataan Mediator dan Trump Tegaskan Perang Berakhir
Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:15 WIB
Gedung Putih, pada 29 September 2025, menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza, diikuti dengan program komprehensif untuk rekonstruksi dan reorganisasi situasi politik dan keamanan di Jalur Gaza.
Pada 9 Oktober, Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata dan pertukaran tahanan setelah negosiasi tidak langsung di Sharm El Sheikh di bawah sponsor AS dan mediasi Qatar, Mesir, dan Turki.
Pada 13 Oktober, KTT Gaza diadakan di Sharm El Sheikh, yang diketuai bersama oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden AS Donald Trump, dengan partisipasi lebih dari 31 pemimpin negara dan organisasi regional dan internasional.
Para pemimpin Amerika Serikat, Mesir, Turki, dan Qatar menandatangani dokumen komprehensif mengenai perjanjian antara Israel dan gerakan Hamas.
Upaya-upaya ini dimaksudkan untuk mengakhiri genosida Israel di Jalur Gaza.
Dimulai pada 7 Oktober 2023, militer Israel, dengan dukungan Amerika, melancarkan perang genosida terhadap rakyat Gaza.
Pada 9 Oktober, Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata dan pertukaran tahanan setelah negosiasi tidak langsung di Sharm El Sheikh di bawah sponsor AS dan mediasi Qatar, Mesir, dan Turki.
Pada 13 Oktober, KTT Gaza diadakan di Sharm El Sheikh, yang diketuai bersama oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden AS Donald Trump, dengan partisipasi lebih dari 31 pemimpin negara dan organisasi regional dan internasional.
Para pemimpin Amerika Serikat, Mesir, Turki, dan Qatar menandatangani dokumen komprehensif mengenai perjanjian antara Israel dan gerakan Hamas.
Genosida Gaza
Upaya-upaya ini dimaksudkan untuk mengakhiri genosida Israel di Jalur Gaza.
Dimulai pada 7 Oktober 2023, militer Israel, dengan dukungan Amerika, melancarkan perang genosida terhadap rakyat Gaza.
Lihat Juga :