10 Pemicu Kehancuran Negara dalam Sejarah, dari Korupsi hingga Penyalahgunaan Kekuasaan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 21:50 WIB
Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan jadi pemicu kehancran suatu negara. Foto/X/@anthomaa
LONDON - Selalu ada tanda-tanda bahwa sebuah pemerintahan atau negara mendekati akhir masa kejayaannya. Seluruh sejarah manusia penuh dengan kisah yang sama dan tak asing. Sebuah kekaisaran bangkit, berkembang pesat, lalu, di puncaknya, mulai goyah.

Akhirnya, kekaisaran itu miring dan runtuh seperti menara Jenga. Kebanyakan orang tidak menyadarinya sampai bangsa itu terjun bebas. Jika mereka tahu apa yang mereka cari, mereka pasti sudah melihat tanda-tandanya dari jauh. Berikut dua puluh pola mengejutkan dalam keruntuhan bangsa-bangsa.



10 Pemicu Kehancuran Negara dalam Sejarah, dari Korupsi hingga Penyalahgunaan Kekuasaan

1. Kemewahan Selalu Semakin Meriah Sebelum Akhir

Melansir History Snob, setiap kekaisaran yang sekarat tampaknya mengadakan pesta. Bangsa Romawi membangun air mancur sementara perbatasan mereka terpecah-pecah. Bangsawan Prancis mengadakan pesta-pesta elegan dengan wig bedak saat massa berkumpul di luar gerbang.

Ada percepatan aneh dalam hal pemanjaan diri seiring sebuah bangsa mendekati akhir, seolah-olah dekadensi dapat meredam kebisingan masalah-masalah nyata masyarakat.

BacaJuga: Hamas Desak Mediator Dorong Penerapan Kesepakatan Gencatan Senjata
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!