3 Alasan Israel Kalah dalam Perang Gaza, Salah Satunya Terjebak dengan Tipu Daya Hamas
Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:15 WIB
Surat kabar berbahasa Ibrani itu juga mengutip sumber intelijen Israel yang mengatakan, "Perjanjian ini dianggap berhasil, tetapi konsesinya sangat mendalam."
Gencatan senjata, yang terjadi pada hari Jumat, menyusul negosiasi intensif selama berhari-hari di Mesir sebagai bagian dari kesepahaman yang lebih luas yang mencakup pertukaran tawanan/tawanan dan pengaturan untuk membuka kembali penyeberangan perbatasan dan memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Berdasarkan perjanjian tersebut, tentara pendudukan Israel akan menghentikan pertempuran dan sebagian mundur dari Jalur Gaza. Pada saat yang sama, Hamas akan membebaskan semua tahanan yang tersisa dengan imbalan Israel membebaskan lebih dari 2.000 tahanan Palestina.
Selama perang genosida Israel di Gaza, hampir 68.000 warga Palestina tewas dan 170.134 terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Setelah gencatan senjata diberlakukan, jumlah korban terus meningkat tajam karena semakin banyak jenazah yang terperangkap di bawah reruntuhan yang berhasil dievakuasi.
Para ahli yakin jumlah korban tewas sebenarnya dapat berlipat ganda secara eksponensial setelah jenazah yang terkubur di bawah reruntuhan dihitung.
Gencatan senjata, yang terjadi pada hari Jumat, menyusul negosiasi intensif selama berhari-hari di Mesir sebagai bagian dari kesepahaman yang lebih luas yang mencakup pertukaran tawanan/tawanan dan pengaturan untuk membuka kembali penyeberangan perbatasan dan memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Berdasarkan perjanjian tersebut, tentara pendudukan Israel akan menghentikan pertempuran dan sebagian mundur dari Jalur Gaza. Pada saat yang sama, Hamas akan membebaskan semua tahanan yang tersisa dengan imbalan Israel membebaskan lebih dari 2.000 tahanan Palestina.
Selama perang genosida Israel di Gaza, hampir 68.000 warga Palestina tewas dan 170.134 terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Setelah gencatan senjata diberlakukan, jumlah korban terus meningkat tajam karena semakin banyak jenazah yang terperangkap di bawah reruntuhan yang berhasil dievakuasi.
Para ahli yakin jumlah korban tewas sebenarnya dapat berlipat ganda secara eksponensial setelah jenazah yang terkubur di bawah reruntuhan dihitung.
(ahm)
Lihat Juga :