2.000 Tahanan Palestina Dibebaskan, Hamas Klaim Jadi Pemenang

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:35 WIB
Sorak-sorai bergemuruh di Israel, tempat puluhan ribu orang berkumpul untuk menyaksikan pemutaran publik serah terima pada hari Senin, sementara saluran televisi mengumumkan bahwa para tawanan tersebut bersama ICRC.

Militer Israel mengonfirmasi pembebasan tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa ketujuh tawanan yang dibebaskan didampingi oleh tentara dan pasukan dari dinas intelijen Shin Bet sekembalinya mereka ke Israel, di mana mereka akan menjalani pemeriksaan medis awal.

Militer menyebut nama-nama tawanan yang dibebaskan sebagai Matan Angrest, Gali dan Ziv Berman, Alon Ohel, Eitan Mor, Omri Miran, dan Guy Gilboa Dalal.

Keluarga akan dipertemukan kembali dengan orang-orang terkasih mereka sebelum para tawanan diterbangkan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut, lapor kantor berita DPA.

Melaporkan dari Amman, Yordania, Nour Odeh dari Al Jazeera mengatakan para tawanan yang dibebaskan "dilaporkan dalam kondisi yang wajar, berjalan tanpa memerlukan bantuan medis".

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Hamas akan membebaskan 20 tawanan Israel yang masih hidup dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel, banyak di antaranya tanpa dakwaan.

Seorang pejabat yang terlibat dalam pertukaran tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa semua tahanan Palestina yang akan dibebaskan telah menaiki bus di penjara-penjara Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!