Ribuan Warga Palestina Memulai Perjalanan Pulang Seiring Gencatan Senjata Gaza
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 00:01 WIB
Pemerintah Israel meratifikasi gencatan senjata dengan Hamas Jumat pagi, yang memicu penarikan sebagian pasukan dan penangguhan penuh permusuhan di Gaza dalam waktu 24 jam.
Tawanan Israel dijadwalkan dibebaskan dalam waktu 72 jam setelahnya, dengan imbalan ratusan tahanan Palestina yang ditahan di Israel.
Fase pertama dari rencana Presiden Amerika Serikat Trump untuk mengakhiri konflik Gaza yang telah berlangsung selama dua tahun, mengharuskan pasukan Israel mundur dari pusat-pusat kota besar, meskipun mereka akan tetap menguasai sekitar setengah wilayah kantong tersebut.
Setelah perjanjian berlaku, truk bantuan yang membawa makanan dan perlengkapan medis akan memasuki Gaza untuk membantu warga sipil, ratusan ribu di antaranya tinggal di tenda-tenda setelah rumah mereka hancur dan seluruh kota menjadi puing-puing.
Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado Raih Hadiah Nobel Perdamaian
Tawanan Israel dijadwalkan dibebaskan dalam waktu 72 jam setelahnya, dengan imbalan ratusan tahanan Palestina yang ditahan di Israel.
Fase pertama dari rencana Presiden Amerika Serikat Trump untuk mengakhiri konflik Gaza yang telah berlangsung selama dua tahun, mengharuskan pasukan Israel mundur dari pusat-pusat kota besar, meskipun mereka akan tetap menguasai sekitar setengah wilayah kantong tersebut.
Setelah perjanjian berlaku, truk bantuan yang membawa makanan dan perlengkapan medis akan memasuki Gaza untuk membantu warga sipil, ratusan ribu di antaranya tinggal di tenda-tenda setelah rumah mereka hancur dan seluruh kota menjadi puing-puing.
Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado Raih Hadiah Nobel Perdamaian
(sya)
Lihat Juga :