Hamas Umumkan Perang Melawan Israel di Gaza Telah Berakhir
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:11 WIB
Laporan sejumlah media internasional sebelumnya menunjukkan bahwa pasukan Israel akan diminta untuk mundur ke garis yang telah ditentukan dalam waktu 24 jam, sehingga Israel tetap menguasai sekitar 53% wilayah Palestina tersebut.
Hamas akan membebaskan semua sandera yang masih hidup dalam waktu 72 jam setelah rezim Zionis Israel meratifikasi kesepakatan tersebut. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 250 warga Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang ditahan sejak 2023, termasuk semua perempuan dan anak di bawah umur.
Menurut Channel 12 Israel, rezim Zionis baru akan mengizinkan para tahanan Palestina dibebaskan setelah periode 72 jam, di mana Hamas diperkirakan akan membebaskan semua sandera Israel. Kelompok tersebut masih menyandera sekitar 48 orang; di mana Israel yakin bahwa sekitar 20 orang masih hidup.
Perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober 2023, ketika para milisi Palestina yang dipimpin Hamas menyerang negara Yahudi tersebut, menewaskan sekitar 1.200 orang, dan menyandera sekitar 250 orang.
Operasi militer Israel selanjutnya di Gaza telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina, menurut pejabat setempat. Operasi tersebut juga menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bencana kemanusiaan di Gaza.
Hamas akan membebaskan semua sandera yang masih hidup dalam waktu 72 jam setelah rezim Zionis Israel meratifikasi kesepakatan tersebut. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 250 warga Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang ditahan sejak 2023, termasuk semua perempuan dan anak di bawah umur.
Menurut Channel 12 Israel, rezim Zionis baru akan mengizinkan para tahanan Palestina dibebaskan setelah periode 72 jam, di mana Hamas diperkirakan akan membebaskan semua sandera Israel. Kelompok tersebut masih menyandera sekitar 48 orang; di mana Israel yakin bahwa sekitar 20 orang masih hidup.
Perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober 2023, ketika para milisi Palestina yang dipimpin Hamas menyerang negara Yahudi tersebut, menewaskan sekitar 1.200 orang, dan menyandera sekitar 250 orang.
Operasi militer Israel selanjutnya di Gaza telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina, menurut pejabat setempat. Operasi tersebut juga menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bencana kemanusiaan di Gaza.
(mas)
Lihat Juga :