Perawat Gaza Diculik Pasukan Khusus Israel, Kementerian Peringatkan Pelanggaran Berat

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 21:30 WIB
Rumah sakit masih kewalahan dengan pasien yang menderita luka bakar parah, amputasi, cedera akibat ledakan, dan patah tulang.

Dengan persediaan obat bius dan pereda nyeri yang menipis, para dokter seringkali terpaksa membatasi penggunaan obat-obatan, bahkan yang paling mendasar sekalipun.

Biro Jurnalisme Investigasi (TBIJ) melaporkan lebih dari separuh misi medis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Gaza tahun ini—termasuk pengiriman obat-obatan dan bahan bakar, penempatan staf, dan evakuasi pasien—terblokir, ditunda, atau dibatalkan.

Di saat yang sama, serangan Israel telah merusak rumah sakit dan gudang medis, sementara konvoi internasional yang membawa pasokan medis vital terus mengalami penundaan panjang atau ditolak di perbatasan.

Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!