4 Fakta Pakta Pertahanan Nuklir Saudi - Pakistan Tak Membahayakan India
Selasa, 23 September 2025 - 12:40 WIB
Michael Kugelman, seorang analis kebijakan luar negeri, memperingatkan agar tidak terlalu menafsirkan perjanjian tersebut. Perjanjian itu "tidak secara langsung menghalangi India", ujarnya kepada BBC. Arab Saudi, dengan hubungannya yang luas dengan India, "tidak akan terlibat dalam tindakan pembalasan yang bermusuhan terhadap India", ujarnya.
Namun, dengan menempatkan Pakistan dalam arsitektur keamanan Timur Tengah, kesepakatan itu "mengekang India" dan membuat tetangganya bergantung pada tiga patron - Tiongkok, Turki, dan sekarang Arab Saudi, kata Kugelman. Tiongkok dan Turki memasok senjata ke Pakistan dalam konfliknya baru-baru ini dengan India.
Husain Haqqani, mantan duta besar Pakistan yang saat ini menjadi akademisi di Hudson Institute di Washington DC dan Anwar Gargash Diplomatic Academy di Abu Dhabi, mengatakan kepada BBC bahwa kekhawatiran India mencakup "berbagai bidang".
Ia memperingatkan bahwa pakta tersebut dapat menjadikan Arab Saudi seperti AS bagi Pakistan selama Perang Dingin - "sebuah negara dengan kekuatan ekonomi untuk membantu Pakistan membangun militernya agar dapat bersaing dengan India".
Banyak hal bergantung, catat Haqqani, pada bagaimana pakta tersebut mendefinisikan "agresi" dan "agresor" dan apakah Riyadh dan Islamabad memiliki pandangan yang sama. Ia juga memperingatkan bahwa hal itu dapat membebani hubungan ekonomi dan diplomatik India yang telah susah payah dibangun dengan Riyadh.
Namun, tidak semua orang melihat pakta tersebut sebagai pengubah keadaan.
Namun, dengan menempatkan Pakistan dalam arsitektur keamanan Timur Tengah, kesepakatan itu "mengekang India" dan membuat tetangganya bergantung pada tiga patron - Tiongkok, Turki, dan sekarang Arab Saudi, kata Kugelman. Tiongkok dan Turki memasok senjata ke Pakistan dalam konfliknya baru-baru ini dengan India.
4. Tidak Ada Ancaman bagi India
Yang lain berpendapat bahwa signifikansi sesungguhnya dari pakta tersebut bukan terletak pada ancaman langsung terhadap India, melainkan pada bagaimana pakta tersebut membentuk kembali keselarasan regional.Husain Haqqani, mantan duta besar Pakistan yang saat ini menjadi akademisi di Hudson Institute di Washington DC dan Anwar Gargash Diplomatic Academy di Abu Dhabi, mengatakan kepada BBC bahwa kekhawatiran India mencakup "berbagai bidang".
Ia memperingatkan bahwa pakta tersebut dapat menjadikan Arab Saudi seperti AS bagi Pakistan selama Perang Dingin - "sebuah negara dengan kekuatan ekonomi untuk membantu Pakistan membangun militernya agar dapat bersaing dengan India".
Banyak hal bergantung, catat Haqqani, pada bagaimana pakta tersebut mendefinisikan "agresi" dan "agresor" dan apakah Riyadh dan Islamabad memiliki pandangan yang sama. Ia juga memperingatkan bahwa hal itu dapat membebani hubungan ekonomi dan diplomatik India yang telah susah payah dibangun dengan Riyadh.
Namun, tidak semua orang melihat pakta tersebut sebagai pengubah keadaan.
(ahm)
Lihat Juga :