Jet Tempur Pakistan Jatuhkan 8 Bom, 30 Warga Desa Tewas
Selasa, 23 September 2025 - 07:39 WIB
Pada Juni lalu, Amnesty International menyatakan bahwa serangan pesawat tak berawak yang berulang di Khyber Pakhtunkhwa menandakan ketidakpedulian yang mengkhawatirkan terhadap kehidupan warga sipil di Pakistan.
"Pihak berwenang Pakistan telah gagal mengambil tindakan untuk melindungi nyawa dan harta benda warga sipil di Khyber Pakhtunkhwa yang terus menanggung akibat meningkatnya jumlah serangan pesawat tak berawak di provinsi tersebut. Serangan pesawat tak berawak Jumat lalu, yang menewaskan satu anak, merupakan bagian dari serangkaian serangan mengkhawatirkan yang telah meningkat sejak Maret tahun ini," ujar Isabelle Lassee, Wakil Direktur Regional untuk Asia Selatan di Amnesty International.
Menurut Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa, provinsi tersebut telah melaporkan 605 insiden teror antara Januari hingga Agustus tahun ini yang menewaskan setidaknya 138 warga sipil dan 79 personel polisi Pakistan.
Bulan Agustus saja mencatat 129 insiden, termasuk tewasnya enam personel Angkatan Darat Pakistan dan paramiliter Kepolisian Federal.
"Pihak berwenang Pakistan telah gagal mengambil tindakan untuk melindungi nyawa dan harta benda warga sipil di Khyber Pakhtunkhwa yang terus menanggung akibat meningkatnya jumlah serangan pesawat tak berawak di provinsi tersebut. Serangan pesawat tak berawak Jumat lalu, yang menewaskan satu anak, merupakan bagian dari serangkaian serangan mengkhawatirkan yang telah meningkat sejak Maret tahun ini," ujar Isabelle Lassee, Wakil Direktur Regional untuk Asia Selatan di Amnesty International.
Menurut Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa, provinsi tersebut telah melaporkan 605 insiden teror antara Januari hingga Agustus tahun ini yang menewaskan setidaknya 138 warga sipil dan 79 personel polisi Pakistan.
Bulan Agustus saja mencatat 129 insiden, termasuk tewasnya enam personel Angkatan Darat Pakistan dan paramiliter Kepolisian Federal.
(mas)
Lihat Juga :