Tak Ingin Ada Pesaing, Pemimpin Kelompok Pro-Israel di Gaza Dieksekusi Hamas
Senin, 22 September 2025 - 17:30 WIB
Serangan militer yang brutal juga telah menyebabkan ribuan orang lainnya hilang, baik terkubur di bawah reruntuhan maupun menjadi korban penghilangan paksa.
Bulan lalu, Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutip sekelompok pakar PBB yang menyuarakan kekhawatiran atas kasus-kasus penghilangan paksa di lokasi-lokasi yang dioperasikan oleh apa yang disebut "Yayasan Kemanusiaan Gaza".
Menurut para pakar, "kejahatan keji" tersebut menargetkan sejumlah individu, "termasuk seorang anak," yang telah mengunjungi "lokasi distribusi bantuan" yang dikelola oleh GHF kontroversial yang dioperasikan Israel dan didukung Amerika Serikat.
Para pejabat Gaza juga telah melaporkan kematian ratusan orang lainnya akibat tembakan langsung Israel yang menyasar warga Palestina yang kelaparan di lokasi-lokasi tersebut.
Bulan lalu, Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutip sekelompok pakar PBB yang menyuarakan kekhawatiran atas kasus-kasus penghilangan paksa di lokasi-lokasi yang dioperasikan oleh apa yang disebut "Yayasan Kemanusiaan Gaza".
Menurut para pakar, "kejahatan keji" tersebut menargetkan sejumlah individu, "termasuk seorang anak," yang telah mengunjungi "lokasi distribusi bantuan" yang dikelola oleh GHF kontroversial yang dioperasikan Israel dan didukung Amerika Serikat.
Para pejabat Gaza juga telah melaporkan kematian ratusan orang lainnya akibat tembakan langsung Israel yang menyasar warga Palestina yang kelaparan di lokasi-lokasi tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :