China Balas Dendam, Batasi Pergerakan Diplomat AS

Sabtu, 12 September 2020 - 09:33 WIB
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Michael Pompeo mengumumkan serangkaian pembatasan pergerakan pada para diplomat China yang beroperasi di AS. Pompeo mengatakan langkah itu sebagai balasan untuk situasi serupa yang dihadapi diplomat Amerika di China.

"Beijing menerapkan sistem proses persetujuan tidak jelas yang dirancang untuk mencegah diplomat Amerika melakukan bisnis reguler, menghadiri acara, mengamankan pertemuan, dan berhubungan dengan orang-orang China," kata Pompeo. (Baca: AS Tolak Visa 1.000 Pelajar dan Peneliti China, Beijing Murka )

Rentetan ketegangan diplomatik kedua negara terus melebar karena berbagai masalah, mulai dari pandemi virus corona, manuver militer di Laut China Selatan dan pemilihan presiden Amerika—yang menurut Washington, Beijing telah berupaya melakukan intervensi melalui serangan siber.

Sejak menandatangani kesepakatan perdagangan fase satu dengan China pada Januari, kedua negara sibuk menjatuhkan sanksi satu sama lain. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

AS telah menutup konsulat China di Texas awal tahun ini, sementara China telah bergerak dengan mengusir para jurnalis Amerika dari negara itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!