4 Hasil KTT Qatar, dari Upaya Menghukum Israel hingga Mewujudkan Gencatan Senjata di Gaza

Senin, 15 September 2025 - 13:21 WIB
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit, sementara itu, menekankan perlunya pesan yang jelas tentang solidaritas Arab-Islam dengan Qatar, dengan menyatakan bahwa Israel harus dimintai pertanggungjawaban atas “kejahatan perang yang terbukti”.

Menurut Faisal Abdulhameed al-Mudahka, pemimpin redaksi Gulf Times, KTT darurat kemungkinan akan menghasilkan langkah-langkah konkret terhadap Israel, alih-alih hanya kecaman keras.

"Narasi KTT Arab selama ini hanya berupa pernyataan kecaman. Tapi saya rasa itu tidak lagi terjadi," kata al-Mudahka kepada Al Jazeera.

"Saya pikir [pengadopsian] langkah-langkah tertentu akan memberikan pernyataan yang sangat tegas kepada Netanyahu."

Dunia Arab dan Muslim sangat menantikan hasil KTT tersebut, tambahnya, menggambarkannya sebagai bentuk solidaritas dari kawasan.

Sementara itu, AS tetap menjadi mitra strategis Qatar, hubungan yang telah terjalin sejak tahun 1970-an, jelas al-Mudahka, seraya menambahkan bahwa serangan hari Selasa kemungkinan besar tidak akan mengubah hubungan antara Washington dan Doha.

Qatar adalah sekutu utama AS di luar NATO dan menjadi tuan rumah fasilitas militer AS terbesar di pangkalan udara Al Udeid.

Al-Mudahka mengatakan ia juga berharap akan ada kesempatan di KTT tersebut untuk terus mendorong gencatan senjata di Gaza, meskipun serangan Israel di Doha telah menggagalkan negosiasi.

“Saya harap KTT ini juga menjadi jalan… untuk [mengakhiri] perang di Gaza,” kata al-Mudahka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!