4 Hasil KTT Qatar, dari Upaya Menghukum Israel hingga Mewujudkan Gencatan Senjata di Gaza

Senin, 15 September 2025 - 13:21 WIB
KTT Qatar mendorong negara-negara Arab untuk menghukum Israel. Foto/Dok SindoNews
DOHA - Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mendesak masyarakat internasional untuk "berhenti menggunakan standar ganda". Dia juga meminta dunia harus berani menghukum Israel atas apa yang ia sebut sebagai "kejahatan"-nya.

Ia berbicara pada pertemuan persiapan menjelang pertemuan puncak darurat para pemimpin Arab dan Islam yang diselenggarakan oleh Qatar setelah Israel melakukan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap para pemimpin Hamas di Doha.



4 Hasil KTT Qatar, dari Upaya Menghukum Israel hingga Mewujudkan Gencatan Senjata di Gaza

1. Menyerukan Hukuman bagi Israel

“Waktunya telah tiba bagi komunitas internasional untuk berhenti menggunakan standar ganda dan menghukum Israel atas semua kejahatan yang telah dilakukannya, dan Israel perlu tahu bahwa perang pemusnahan yang sedang berlangsung yang sedang dialami oleh saudara-saudara kita, Palestina, dan yang bertujuan untuk mengusir mereka dari tanah mereka, tidak akan berhasil,” kata Perdana Menteri.

Syekh Mohammed mengatakan Doha tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Mesir dan Amerika Serikat untuk mencapai gencatan senjata dalam perang yang telah menghancurkan Jalur Gaza. Namun, ia mengatakan bahwa serangan Israel yang menewaskan enam orang — lima anggota Hamas dan seorang anggota pasukan keamanan Qatar setempat — merupakan “serangan terhadap prinsip mediasi itu sendiri.”

“Serangan ini hanya dapat digambarkan sebagai terorisme negara, sebuah pendekatan yang ditempuh oleh pemerintah ekstremis Israel saat ini, yang melanggar hukum internasional,” kata menteri tersebut. “Agresi Israel yang sembrono dan berbahaya dilakukan ketika negara Qatar sedang menjadi tuan rumah negosiasi resmi dan publik, dengan sepengetahuan pihak Israel sendiri, dan dengan tujuan mencapai gencatan senjata di Gaza.”

Pertemuan persiapan para menteri luar negeri untuk KTT gabungan darurat Arab-Islam dimulai pada hari Minggu di Doha di bawah kepemimpinan Sheikh Mohammed.

Baca Juga: Rusia Ungkap 3 Kelemahan Utama NATO, Salah Satunya Tak Memiliki Pertahanan Drone

2. Merespons Serangan Israel ke Qatar

KTT tersebut membahas rancangan pernyataan terkait serangan Israel terhadap Qatar pada 9 September, yang menargetkan kediaman beberapa pejabat Hamas di Doha, menurut Kantor Berita Qatar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!