Pertama Kali di Dunia, 5 Fakta Gen Z Pilih PM Perempuan Pertama Nepal dengan Aplikasi Discord
Minggu, 14 September 2025 - 05:05 WIB
Dalam setahun setelah Karki dikukuhkan sebagai hakim tetap di Mahkamah Agung Nepal pada tahun 2016, anggota parlemen dari Kongres Nepal dan CPN yang saat itu berkuasa mengajukan mosi pemakzulan terhadapnya, dengan tuduhan bias, termasukatas keputusan pengangkatan kepala polisi.
Mosi tersebut menyebabkan penangguhan jabatannya dan didiskualifikasinya kepala pengawas antikorupsi yang berpengaruh, tetapi segera memicu protes publik yang mendukung independensi peradilan.
Hal ini menyebabkan Mahkamah Agung menghentikan proses dan mencabut mosi pemakzulan.
Baik Karki maupun suaminya, Durga Prasad Subedi, berpartisipasi dalam gerakan rakyat Nepal tahun 1990-an yang mengakhiri monarki absolut di negara tersebut dan menghapuskan sistem panchayat.
Ia dipenjara selama masa itu dan menulis novel Kara berdasarkan peristiwa tersebut.
Suaminya, yang saat itu merupakan pemimpin muda Kongres Nepal, juga dipenjara atas dugaan perannya dalam pembajakan Royal Nepal Airlines untuk mendanai perjuangan bersenjata melawan monarki Nepal, menurut beberapa laporan media.
Penunjukan Karki sebagai PM sementara menyusul gerakan antikorupsi yang meluas di seluruh Nepal yang menyebabkan pengunduran diri Bapak Oli.
Negara ini secara bertahap kembali normal, dengan kepolisian yang kembali beroperasi di Lembah Kathmandu dan Mahkamah Agung serta bank-bank di ibu kota yang akan dibuka kembali secara bertahap setelah mengalami kerusakan selama protes.
Mosi tersebut menyebabkan penangguhan jabatannya dan didiskualifikasinya kepala pengawas antikorupsi yang berpengaruh, tetapi segera memicu protes publik yang mendukung independensi peradilan.
Hal ini menyebabkan Mahkamah Agung menghentikan proses dan mencabut mosi pemakzulan.
5. Memilih Pemimpin yang Berani Melakukan Transformasi
Sebagai salah satu tindakan pertamanya sebagai PM sementara, Karki membubarkan parlemen Nepal dan menjadwalkan pemilihan umum baru pada Maret 2026.Baik Karki maupun suaminya, Durga Prasad Subedi, berpartisipasi dalam gerakan rakyat Nepal tahun 1990-an yang mengakhiri monarki absolut di negara tersebut dan menghapuskan sistem panchayat.
Ia dipenjara selama masa itu dan menulis novel Kara berdasarkan peristiwa tersebut.
Suaminya, yang saat itu merupakan pemimpin muda Kongres Nepal, juga dipenjara atas dugaan perannya dalam pembajakan Royal Nepal Airlines untuk mendanai perjuangan bersenjata melawan monarki Nepal, menurut beberapa laporan media.
Penunjukan Karki sebagai PM sementara menyusul gerakan antikorupsi yang meluas di seluruh Nepal yang menyebabkan pengunduran diri Bapak Oli.
Negara ini secara bertahap kembali normal, dengan kepolisian yang kembali beroperasi di Lembah Kathmandu dan Mahkamah Agung serta bank-bank di ibu kota yang akan dibuka kembali secara bertahap setelah mengalami kerusakan selama protes.
(ahm)
Lihat Juga :