10 Negara dengan Hutan Terluas di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Rabu, 03 September 2025 - 12:30 WIB
Selain menjadi penyerap karbon besar, hutan Kanada juga berperan penting dalam mendukung industri kehutanan, kertas, dan kayu.

Namun, ancaman perubahan iklim, serangan serangga hama (seperti kumbang kulit kayu gunung), serta kebakaran hutan besar-besaran semakin meningkat setiap tahunnya.

4. Amerika Serikat



Amerika Serikat memiliki sekitar 310 juta hektare hutan, yang tersebar dari Alaska hingga Florida. Keunikan hutan di Amerika adalah keragamannya: mulai dari hutan boreal di Alaska, hutan hujan sedang di Pacific Northwest, hingga hutan gugur di timur.

Hutan AS juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, karena banyak suku asli Amerika bergantung pada hutan untuk kehidupan mereka.

Selain itu, hutan AS menjadi pusat konservasi dengan banyak taman nasional terkenal seperti Yellowstone, Yosemite, dan Great Smoky Mountains.

Meski industri kayu dan kertas berkembang pesat, Amerika Serikat dikenal dengan program reboisasi dan konservasi yang cukup maju.

Walau begitu, ancaman kebakaran hutan di California dan wilayah barat AS, serta alih fungsi lahan untuk perkotaan dan industri, tetap menjadi tantangan besar.

5. China



China memiliki hutan sekitar 220 juta hektare. Uniknya, meskipun wilayah hutannya besar, sebagian berasal dari program reboisasi masif yang digagas pemerintah sejak dekade 1980-an.

Program “Great Green Wall” atau Tembok Hijau Besar adalah salah satu proyek reboisasi terbesar di dunia, yang bertujuan menahan laju gurun Gobi.

Hutan-hutan di China kini mencakup berbagai ekosistem, dari hutan bambu di selatan hingga hutan konifer di utara.

China juga terkenal sebagai rumah panda raksasa, hewan endemik yang bergantung pada hutan bambu. Meski menghadapi polusi, urbanisasi, dan deforestasi di masa lalu, kini China menjadi salah satu negara yang paling cepat menambah tutupan hutannya.

6. Republik Demokratik Kongo (RDK)



Republik Demokratik Kongo memiliki sekitar 154 juta hektare hutan, sebagian besar berupa hutan hujan tropis Kongo Basin—hutan terbesar kedua setelah Amazon.

Hutan ini dikenal dengan keanekaragaman hayatinya yang sangat tinggi, termasuk gorila, simpanse, dan okapi.

Hutan Kongo juga merupakan penyerap karbon raksasa, menyimpan miliaran ton karbon yang penting bagi iklim dunia. Selain itu, hutan ini menjadi sumber kehidupan bagi jutaan orang lokal yang bergantung pada hasil hutan non-kayu.

Namun, hutan Kongo menghadapi ancaman serius dari penebangan ilegal, penambangan mineral, serta konflik bersenjata yang sering terjadi di wilayah tersebut. Upaya konservasi internasional terus dilakukan untuk melindungi kawasan hutan ini.

7. Australia



Australia memiliki sekitar 134 juta hektare hutan, yang unik karena sebagian besar berupa hutan eukaliptus. Hutan-hutan ini menjadi rumah bagi spesies ikonik seperti koala dan kanguru.

Selain itu, Australia juga memiliki hutan hujan tropis di Queensland, yang termasuk salah satu hutan hujan tertua di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!