Balas Dendam, Ukraina Siapkan Serangan Baru Jauh ke Dalam Wilayah Rusia

Senin, 01 September 2025 - 06:59 WIB
DTEK mengatakan pekerjaan perbaikan darurat akan dimulai setelah militer Ukraina mendapat izin, yang melaporkan bahwa secara total, Rusia telah menyerang Ukraina dengan 142 drone, semuanya kecuali 10 yang diklaim telah ditembak jatuh.

Militer Rusia pada hari Minggu menyatakan bahwa mereka telah menembak jatuh 112 drone Ukraina dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyalahkan Eropa atas berlanjutnya perang dan menghambat upaya perdamaian yang dirancang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Pihak Eropa yang bertikai mempertahankan arah fundamentalnya; mereka tidak akan menyerah," ujarnya di sela-sela pertemuan puncak di China, merujuk pada pengiriman senjata Uni Eropa ke Ukraina, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (1/9/2025).

Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya 23 orang dan merusak kantor-kantor diplomatik Uni Eropa di pusat kota Kyiv.

Berbicara beberapa jam sebelum tenggat waktu Trump bagi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyetujui pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan dia yakin perang, yang dimulai lebih dari tiga setengah tahun yang lalu, tidak akan segera berakhir.

“Saya sedang mempersiapkan diri secara internal agar perang ini berlangsung lama,” ujarnya kepada lembaga penyiaran publik ZDF pada hari Minggu, seraya mencatat bahwa upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik tidak dapat dilakukan “dengan mengorbankan kapitulasi Ukraina”.

Di tempat lain, Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa, melakukan perjalanan ke Polandia pada hari Minggu sebagai bagian dari kunjungannya ke negara-negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Rusia dan sekutunya, Belarusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!