Ini Pesan Terakhir Jurnalis Anas al-Sharif: Saya Tak Pernah Ragu Menyampaikan Kebenaran

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:47 WIB
Anas al-Sharif sudah menyampaikan pesan terakhir sebelum dibunuh tentara Israel. Foto/X/@WearThePeaceCo
GAZA - Akun X milik jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang dibunuh Israel menunjukkan bahwa dia tak pernah putus asa menyampaikan kebenaran. Dia telah membagikan pesan terakhirnya, yang ditulis pada 6 April 2025, untuk dipublikasikan jika ia meninggal dunia, mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang terkasihnya dan menyerukan "pembebasan" Palestina dan rakyatnya.

Ini Pesan Terakhir Jurnalis Anas al-Sharif: Saya Tak Pernah Ragu Menyampaikan Kebenaran

1. Memberikan Wasiatnya

"Inilah wasiat dan pesan terakhir saya. Jika kata-kata ini sampai kepada kalian, ketahuilah bahwa Israel telah berhasil membunuh saya dan membungkam suara saya. Pertama, semoga damai dan rahmat Allah menyertai kalian.



"Allah tahu saya telah mengerahkan segenap upaya dan kekuatan saya untuk menjadi pendukung dan suara bagi rakyat saya, sejak saya membuka mata terhadap kehidupan di gang-gang dan jalan-jalan kamp pengungsi Jabalia. Harapan saya adalah Allah akan memperpanjang umur saya agar saya dapat kembali bersama keluarga dan orang-orang terkasih ke kota asal kami, Asqalan (al-Majdal) yang diduduki. Namun, kehendak Allah lebih utama, dan ketetapan-Nya adalah final."

Baca Juga:, Negara Tetangga Indonesia Akan Akui Negara Palestina, Selandia Baru Juga Menyusul
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!