Iran Nyatakan Perang Melawan Israel Belum Berakhir, Rudal Paling Dahsyat Belum Digunakan
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 08:12 WIB
"Musuh sedang melakukan operasi kognitif, perang intelijen, dan serangan psikologis, dengan harapan menciptakan krisis internal. Oleh karena itu, masyarakat dan pejabat harus terjun ke lapangan dengan kewaspadaan tinggi," ujarnya, seperti dikutip dari Iran International, Jumat (8/8/2025).
Di antara petinggi militer Iran yang tewas dalam perang tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri, Komandan IRGC Hossein Salami, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC Amir Ali Hajizadeh, dan Deputi Operasi IRGC Mehdi Rabbani.
Sementara itu, media afiliasi IRGC; Tasnim News, dalam editorialnya menyatakan sistem pertahanan udara Iran yang telah diperbaiki dan stok rudal yang tidak terpakai berarti Iran dapat menangkis serangan Israel dan menimbulkan lebih banyak kerusakan dalam perang baru nanti.
“Pertahanan udara Iran rusak di awal perang 12 hari, tetapi sejak itu Iran telah membangun kembali dan memodernisasi sistemnya. Israel sekarang menyadari bahwa pertahanan udara Iran dalam perang di masa depan akan berkali-kali lipat lebih kuat,” tulis Tasnim.
Editorial tersebut memperkuat narasi resmi bahwa Teheran telah menang perang dan menjanjikan pencapaian yang lebih besar di masa depan.
Di antara petinggi militer Iran yang tewas dalam perang tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri, Komandan IRGC Hossein Salami, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC Amir Ali Hajizadeh, dan Deputi Operasi IRGC Mehdi Rabbani.
Sementara itu, media afiliasi IRGC; Tasnim News, dalam editorialnya menyatakan sistem pertahanan udara Iran yang telah diperbaiki dan stok rudal yang tidak terpakai berarti Iran dapat menangkis serangan Israel dan menimbulkan lebih banyak kerusakan dalam perang baru nanti.
“Pertahanan udara Iran rusak di awal perang 12 hari, tetapi sejak itu Iran telah membangun kembali dan memodernisasi sistemnya. Israel sekarang menyadari bahwa pertahanan udara Iran dalam perang di masa depan akan berkali-kali lipat lebih kuat,” tulis Tasnim.
Editorial tersebut memperkuat narasi resmi bahwa Teheran telah menang perang dan menjanjikan pencapaian yang lebih besar di masa depan.
Lihat Juga :