AS Ingin Bangun Reaktor Nuklir Pertama di Bulan, Kalahkan Rusia dan China

Rabu, 06 Agustus 2025 - 13:29 WIB
Menurut dokumen tersebut, yang juga dikutip oleh media lain, "sangat penting bagi badan tersebut untuk bergerak cepat" dalam mengamankan teknologi untuk eksplorasi di masa depan dan proyek-proyek keamanan nasional.

Memo tersebut memperingatkan jika negara lain berhasil mengerahkan reaktor bulan terlebih dahulu, negara tersebut dapat "mendeklarasikan zona terlarang yang secara signifikan akan menghambat Amerika Serikat."

Tenaga nuklir dipandang sebagai terobosan untuk eksplorasi ruang angkasa berkelanjutan. Rusia sedang mengembangkan reaktor berbasis ruang angkasanya sendiri untuk kapal tunda ruang angkasa bertenaga nuklir Zeus, yang sebelumnya dikenal sebagai Modul Transportasi dan Energi.

NASA sebelumnya mendanai pengembangan sistem fisi bulan berdaya 40 kilowatt, dengan memberikan masing-masing USD5 juta kepada tiga perusahaan untuk mempelajari kelayakannya.

Malam bulan yang panjang dan wilayah yang terlindung dari sinar matahari membuat energi matahari tidak dapat diandalkan, sehingga mendorong minat terhadap solusi alternatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!