Israel Hancurkan Lebih dari 1.000 Truk Bantuan Saat Gaza Hadapi Kelaparan Parah

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:01 WIB
Laporan dari dalam Gaza menggambarkan kenyataan yang semakin suram: orang-orang bertahan hidup hanya dengan pakan ternak, rumput, atau tidak makan apa pun.

Keluarga-keluarga yang mengungsi kini bergantung pada kulit kentang, gulma yang dipungut, atau tepung yang terbuat dari kulit jagung kering, karena akses terhadap bahan pangan pokok hampir terputus.

Di rumah sakit dan tempat penampungan, dokter melaporkan peningkatan kematian akibat malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak, lansia, dan mereka yang menderita penyakit kronis.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, 122 orang—kebanyakan anak-anak—telah meninggal dunia akibat penyebab yang berkaitan dengan kelaparan.

Statistik terbaru menunjukkan 11,5% anak-anak menderita malnutrisi akut yang parah, angka yang dianggap katastrofik menurut standar kesehatan global.

Kelompok-kelompok bantuan memperingatkan angka-angka tersebut kemungkinan besar meremehkan jumlah korban yang sebenarnya, mengingat runtuhnya sistem layanan kesehatan dan pemantauan di sebagian besar wilayah tersebut.

Perusakan pasokan kemanusiaan bukanlah insiden yang terisolasi, melainkan bagian dari pola hambatan yang lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!