Iran Telah Ganti Beberapa Sistem Rudal yang Rusak akibat Dibombardir Israel
Senin, 21 Juli 2025 - 07:02 WIB
Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa situs-situs tersebut "hancur total", tetapi laporan media AS meragukan tingkat keparahan kerusakannya.
Pada hari Jumat, NBC News, mengutip penilaian kerusakan militer, melaporkan bahwa hanya satu dari tiga situs yang sebagian besar hancur.
Iran dan Israel, yang ditengahi AS, sepakat gencatan senjata dan mulai berlaku sejak 24 Juni.
Setelah gencatan senjata diumumkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mencegah Iran membangun kembali kemampuan nuklirnya, sehingga meningkatkan kemungkinan konflik baru.
Pada awal Juli, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa Israel sedang merumuskan rencana untuk "memastikan bahwa Iran tidak dapat mengancam Israel lagi."
"Militer [Israel] harus mempertahankan superioritas udaranya atas Teheran, kemampuan untuk memberlakukan pembatasan terhadap Iran, dan mencegahnya membangun kembali kemampuannya," kata Katz.
Pada hari Jumat, NBC News, mengutip penilaian kerusakan militer, melaporkan bahwa hanya satu dari tiga situs yang sebagian besar hancur.
Iran dan Israel, yang ditengahi AS, sepakat gencatan senjata dan mulai berlaku sejak 24 Juni.
Setelah gencatan senjata diumumkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mencegah Iran membangun kembali kemampuan nuklirnya, sehingga meningkatkan kemungkinan konflik baru.
Pada awal Juli, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa Israel sedang merumuskan rencana untuk "memastikan bahwa Iran tidak dapat mengancam Israel lagi."
"Militer [Israel] harus mempertahankan superioritas udaranya atas Teheran, kemampuan untuk memberlakukan pembatasan terhadap Iran, dan mencegahnya membangun kembali kemampuannya," kata Katz.
(mas)
Lihat Juga :