Inilah Jenderal AS yang Diperintah Memasok Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Jum'at, 18 Juli 2025 - 10:08 WIB
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini memperketat retorikanya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan menuduhnya tidak bersedia mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Mengomentari pernyataan Trump baru-baru ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa keputusan untuk mengirimkan lebih banyak senjata ke Kyiv kemungkinan akan dianggap oleh pihak Ukraina sebagai sinyal untuk melanjutkan perang.

"Sedangkan bagi Jerman, negara itu menjadi berbahaya lagi," ujar Peskov.

Awal pekan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa negara-negara Eropa mendanai "kematian" Ukraina dengan membayar senjata yang dikirim ke Kyiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!