Rusia Dukung Program Senjata Nuklir Korea Utara, Gertak AS dan Sekutunya

Minggu, 13 Juli 2025 - 09:48 WIB
Kunjungan Lavrov dilakukan setelah Korea Selatan, Jepang, dan AS melakukan latihan udara gabungan dengan pesawat pengebom strategis B-52 dan jet-jet tempur Amerika di atas perairan internasional.

"Kami menghormati aspirasi Korea Utara dan memahami alasan mengapa mereka mengejar pengembangan [senjata] nuklir," lanjut Lavrov, seperti dikutip kantor berita TASS, Minggu (13/7/2025).

Lavrov memulai kunjungan tiga hari ke Korea Utara dengan bertemu dengan mitranya, Choe Son Hui, di kota resor Wonsan pada hari Sabtu.

Pandangan Lavrov merupakan sinyal terbaru dari hubungan yang semakin erat antara Rusia dan Korea Utara, tetapi juga menunjukkan bahwa program senjata nuklir Pyongyang bertindak sebagai pencegah. Isyaratnya tentang dimulainya kembali kontak antara Pyongyang dan Washington juga penting.

"Presiden Trump telah menyatakan dukungan untuk melanjutkan kontak dengan Korea Utara, termasuk di tingkat tertinggi. Kami telah mendengar ini, dan teman-teman Korea kami juga telah mendengarnya," imbuh dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!