Rusia Dukung Program Senjata Nuklir Korea Utara, Gertak AS dan Sekutunya

Minggu, 13 Juli 2025 - 09:48 WIB
Komentar Lavrov tentang program senjata nuklir Pyongyang juga merujuk pada bagaimana Korea Utara telah menarik kesimpulan yang diperlukan jauh sebelum serangan Israel dan AS terhadap situs-situs nuklir Iran.

Sekadar diketahui, Trump telah memerintahkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada bulan lalu untuk menghancurkan kemampuan Teheran dalam membuat senjata nuklir.

Sementara itu, kepala intelijen militer Ukraina, Kyrylo Budanov, mengatakan kepada Bloomberg tentang pasokan amunisi Pyongyang ke Moskow untuk perang melawan Kyiv. "Korea Utara memiliki stok yang sangat besar dan produksi berlangsung sepanjang waktu," katanya.

Kunjungan Lavrov dilakukan beberapa minggu setelah Pyongyang setuju untuk mengirim 6.000 personel militer tambahan ke wilayah Kursk Rusia, tempat ribuan personel dikerahkan tahun lalu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!