Menhan Israel Rayakan Kehancuran Gaza, Brigade Al Qassam Hancurkan Tank Zionis
Sabtu, 12 Juli 2025 - 20:15 WIB
Mereka melaporkan serangan lain sehari kemudian, dengan mengatakan bahwa tank tersebut menghancurkan dua buldoser D9. Serangan ketiga pada 9 Juli dilaporkan mengenai kendaraan pengeboran militer.
Baca Juga: 157 Kasus Perceraian Terjadi Setiap Hari di Arab Saudi, Apa Pemicunya?
Sementara itu, pemukim Israel menyerbu desa Shallalat al-Auja, utara Yerikho di Tepi Barat yang diduduki, menggembalakan ternak mereka di tanah Palestina dan di area permukiman.
Sebuah sumber lokal mengatakan kepada kantor berita Wafa bahwa serangan semacam itu telah menjadi kejadian sehari-hari dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada lahan pertanian.
Di sebelah barat kota Bardala di Lembah Yordan utara, para pemukim mendirikan rumah mobil baru di sebuah pos terdepan ilegal yang didirikan setahun sebelumnya, menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka bermaksud untuk memperluas wilayah Palestina.
Pemukim Israel juga mendirikan tenda di antara dua desa di Deir Istiya, barat laut Salfit, dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk merebut lebih banyak lahan di daerah tersebut untuk membangun permukiman ilegal baru.
Baca Juga: 157 Kasus Perceraian Terjadi Setiap Hari di Arab Saudi, Apa Pemicunya?
Sementara itu, pemukim Israel menyerbu desa Shallalat al-Auja, utara Yerikho di Tepi Barat yang diduduki, menggembalakan ternak mereka di tanah Palestina dan di area permukiman.
Sebuah sumber lokal mengatakan kepada kantor berita Wafa bahwa serangan semacam itu telah menjadi kejadian sehari-hari dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada lahan pertanian.
Di sebelah barat kota Bardala di Lembah Yordan utara, para pemukim mendirikan rumah mobil baru di sebuah pos terdepan ilegal yang didirikan setahun sebelumnya, menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka bermaksud untuk memperluas wilayah Palestina.
Pemukim Israel juga mendirikan tenda di antara dua desa di Deir Istiya, barat laut Salfit, dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk merebut lebih banyak lahan di daerah tersebut untuk membangun permukiman ilegal baru.
Lihat Juga :